Berita Viral
Kepsek Lapor Diintimidasi Oknum Media, Polres Magetan: Harus Ada Buktinya
Polres Magetan meminta agar Kepala Sekolah mengumpulkan bukti dugaan pemerasan yang dilakukan seorang oknum jurnalis.
Penulis: Ignatia | Editor: Ignatia Andra
Wan memanggil guru dan siswa tersebut untuk dimediasi.
Pada saat mediasi, AS mengaku khilaf dan menyampaikan bahwa.
"Dia (AS) bilang ke saya katanya khilaf dan minta maaf. Memang si anak berat untuk memaafkan. Tapi saya bilang, jauh lebih mulia memaafkan," kata Wan.
Baca juga: Hendak Berangkat Sekolah, Siswi SMP di Jombang Dilecehkan Pria 40 Tahun, Modus Beri Tumpangan
Ia tidak merekomendasikan untuk mencopot AS dari sekolah.
Sebab, kata dia, sekolah kekurangan guru Bahasa Indonesia.
Namun, dia tidak membenarkan perbuatan AS terhadap siswanya.
"Saya tidak ada hak mencopot, karena saya ada atasan. Tapi, kejadian ini sudah saya laporkan ke Kabid SMA Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Kalau untuk teguran, sudah kami berikan teguran dan surat peringatan tertulis. Guru tersebut janji tidak mengulangi," kata Wan.
Berita viral lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com
| Profil Museum Marsinah di Nganjuk yang Diresmikan Presiden Prabowo, ada Koleksi Perjalanan Hidup |
|
|---|
| Pratu F Ditembak Rekan Anggota TNI Akibat Senggolan saat Joget di Tempat Hiburan Malam |
|
|---|
| Presiden Akui MBG Bermasalah, Prabowo Bakal Copot Pejabat yang Melanggar dan Evaluasi |
|
|---|
| Harta Kekayaan dan Isi Garasi Wapres Gibran Rakabuming Raka, Mencapai Rp27,9 Miliar |
|
|---|
| Rupiah Melemah ke Level Terendah Lagi, sempat Tembus Rp17.600 per Dolar AS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ilustrasi-uang-yang-dihitung-oleh-seseorang.jpg)