Terjaring Razia Balap Liar di Malang, Motor Baru Bisa Diambil Setelah Operasi Zebra Semeru Berakhir
Ratusan pemuda yang terjaring razia balap liar di depan Stadion Kanjuruhan, Sabtu (22/11/2025)
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Ndaru Wijayanto
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 236 sepeda motor dan 1 mobil yang terlibat balap liar di depan Stadion Kanjuruhan diamankan Polres Malang.
- Kendaraan baru bisa diambil setelah Operasi Zebra Semeru 2025 berakhir pada 30 November 2025.
- Razia balap liar tersebut berlangsung Jumat (21/11/2025) malam hingga Sabtu dini hari, mengamankan 342 orang
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Lu'lu'ul Isnainiyah
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Ratusan pemuda yang terjaring razia balap liar di depan Stadion Kanjuruhan, Sabtu (22/11/2025), harus bersabar. Sepeda motor yang mereka gunakan baru bisa diambil setelah Operasi Zebra Semeru 2025 selesai..
Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan sepeda motor yang diamankan itu sebanyak 236 unit serta 1 unit mobil. Semuanya dalam kondisi terparkir di halaman Mapolres Malang.
Ia menjelaskan seluruh kendaraan akan diamankan sementara selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025. Setelah operasi berakhir kendaraan dapat diambil kembali oleh pemiliknya pada 30 November 2025.
"Operasi Zebra Semeru selesai, pemilik boleh mengambilnya ke Polres Malang," kata Chelvin, Minggu (23/11/2025).
Baca juga: Ratusan Pemuda Terjaring Razia Balap Liar di Depan Stadion Kanjuruhan
Baca juga: Tangis Penyesalan 22 Pelajar di Tuban, Sungkem ke Orang Tuanya usai Terjaring Razia Balap Liar
Lebih lanjut ia menjelaskan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika pemilik mengambil sepeda motornya. Yakni, mereka wajib menunjukkan kelengkapan legalitas seperti STNK maupun bukti kepemilikan.
Selain itu, mereka harus mengembalikan motor dalam kondisi sesuai standarnya. Misalnya memasang kembali spion, lampu, mengganti knalpot brong, dan kelengkapan lain yang dilepas.
"Melalui penindakan ini, kami berharap dapat memberikan efek jera bagi mereka. Serta tidak kembali melakukan aksi yang serupa," jelasnya.
Dijelaskan Chelvin, sebelumnya pihak kepolisian melakukan razia besar-besaran untuk menindak aksi balap liar yang digelar di depan Stadion Kanjuruhan. Aksi ini digelar mulai Jumat (21/11/2025) malam hingga Sabtu dini hari.
Dari razia ini, petugas berhasil mengamankan 342 pemilik kendaraan sekaligus 236 unit motor dan 1 unit mobil. Mereka digelandang menuju ke Polres Malang untuk diberi pembinaan
Baca juga: Penyebab Bus Anggun Krida Terjun ke Jurang Situbondo, Sempat Melaju Tak Terkendali di Tikungan
| Pedagang Telur di Malang Sambat soal Harga yang Tak Stabil, Kenaikan Biaya Pakan Diduga Jadi Sebab |
|
|---|
| Ada Cacing Hati di Hewan Kurban Masjid Baiturrahman Malang, Petugas: Daging Layak Dikonsumsi |
|
|---|
| Petasan di Malang Meledak saat Malam Hari, 6 Warga Singosari Alami Luka-luka |
|
|---|
| Soal Teror Pocong di Kabupaten Malang, Polisi Ungkap Fakta: Segera Lapor ke Layanan Kepolisian |
|
|---|
| Siang Bolong, Petasan di Kepanjen Meledak, Warga Malang Meninggal Dunia seusai Dibawa ke Rumah Sakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Ratusan-motor-yang-terjaring-razia-balap-liar-di-depan-Stadion-Kanjuruhan-Malang.jpg)