Dishub Kota Malang Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi 2 Gelombang dan Mobilitas Kendaraan Turun

Pemkot Malang memprediksi adanya penurunan mobilitas kendaraan bermotor keluar-masuk wilayah Kota Malang selama masa mudik Lebaran 2026.

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Benni Indo
PREDIKSI MUDIK TURUN - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Widjaja Saleh Putra. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memprediksi adanya penurunan mobilitas kendaraan bermotor keluar-masuk wilayah Kota Malang selama masa mudik Lebaran 2026. Penurunan diperkirakan mencapai 1,75 persen, dibandingkan periode mudik tahun 2025. 

Enam titik lokasi rawan macet itu adalah kawasan Buk Gluduk – Jalan Panglima Sudirman, Jalan Raya Tlogomas – Akses menuju Kota Batu, Wilayah Sukun, jalur padat kendaraan terutama di jam kerja dan sore hari.

Alun-Alun Merdeka Kota Malang, pusat kegiatan ekonomi, transportasi, dan keramaian masyarakat. Kayutangan Heritage – Jalan Basuki Rahmat, destinasi wisata yang ramai menjelang buka puasa dan libur Lebaran.

Koridor Jalan Raya Gempol–Malang, akses utama dari Pintu Tol Singosari menuju pusat kota. Koridor Gempol–Malang mencakup tiga jalur besar: Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Letjen S. Parman, dan Jalan Ahmad Yani, yang kerap mengalami lonjakan volume kendaraan pada puncak mudik.

Polresta Malang Kota menyiapkan satu regu tim urai berisi sekitar 15 personel dan dua perwira. Tim ini akan bergerak ke titik-titik yang menunjukkan tanda kemacetan signifikan.

Untuk memperkuat pengawasan dan pelayanan pemudik, sejumlah pos pelayanan (posyan) dan pos pengamanan (pospam) juga didirikan.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved