Banyak Terima Komplain MBG, Wali Kota Malang Minta SPPG Kerja sesuai SOP Agar Makanan Layak Konsumsi
Wali Kota ingin memastikan bahwa program makan bergizi gratis (mBG) berjalan benar dan tepat sasaran ke depannya.
Penulis: Benni Indo | Editor: Alga W
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM - Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, akan mengevaluasi pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) setelah banyaknya pemberitaan makanan tak layak yang diberikan kepada penerima manfaat.
Wahyu mengatakan, telah mendengar informasi tersebut, sekaligus juga telah mengetahui adanya permintaan maaf dari pengelola SPPG.
Baca juga: 2 Tahun Belum Ada Temuan Uang Palsu, Polres Malang Tetap Beri Peringatan ke Masyarakat
Meski begitu, Wahyu ingin memastikan bahwa program makan bergizi gratis berjalan dengan benar dan tepat sasaran ke depannya.
Ia berencana akan memanggil para pengelola dapur SPPG seluruh Kota Malang dalam waktu dekat ini.
"SOP harus diikuti, saya minta SPPG bisa mengikuti SOP yang berlaku agar semuanya aman. Sejauh ini saya sudah mengetahui bahwa pengelola SPPG meminta maaf atas temuan di lapangan," terangnya.
Laporan adanya makanan yang tak layak konsumsi ditangani oleh Satuan Tugas (Satgas) yang diketuai Sekretaris Daerah, Erik Setyo Santoso.
"Saya lihat laporan mereka meminta maaf dan menarik menu yang tidak layak tersebut," ujar Wahyu.
Wahyu menegaskan, jika ada SPPG yang bekerja tidak sesuai SOP, maka ada sanksi yang bisa diberikan kepada pengelola.
Wahyu meminta agar kepala SPPG bisa bekerja maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kalau ada permasalahan, kami selalu berdiskusi untuk mengantisipasi. Tapi yang bertanggung jawab tetap kepala SPPG," katanya.
Saat dikonfirmasi melalui pesan pendek, Erik meminta waktu untuk melakukan pemeriksaan terhadap laporan terbaru yang masuk.
"Mohon waktu saya cek dulu," katanya, Minggu (8/3/2026).
Terbaru, ada keluhan dari penerima manfaat yang menjelaskan bahan makanan yang diterima tidak layak dikonsumsi.
Buah pisang yang diberikan kepada penerima ternyata busuk sebagian.
| Pemprov Jatim akan Bangun Trotoar Jalan Suhat pada Juni 2026 |
|
|---|
| SPPG ke-3 Milik Polres Kediri Resmi Beroperasi, Fokus ke Penerima Manfaat di Kediri Bagian Selatan |
|
|---|
| Universitas Negeri Malang Bongkar Dugaan Joki UTBK, Terindikasi Pakai Identitas Palsu |
|
|---|
| Museum Brawijaya Malang, Jejak Perjuangan TNI dan Pelestarian Warisan Patriotisme Bangsa |
|
|---|
| Sambil Berkebaya, Sukarni Atur Lalu Lintas di Jalan Soekarno-Hatta Kota Malang, Rayakan Hari Kartini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/SPPG-Lowokwaru-Tulusrejo-1-yang-dikomplain-orang-tua.jpg)