Lebaran 2026

Puncak Arus Mudik Lebaran di Terminal Arjosari Malang Diprediksi 18 Maret, Petugas Siaga 24 Jam

Terminal Arjosari Malang menyiagakan berbagai fasilitas dan petugas untuk menghadapi peningkatan jumlah penumpang jelang arus mudik Lebaran

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
Tribun Jatim Network/Benni Indo
ANTRE JALUR BUS - Bus mengantre masuk jalur di Terminal Arjosari, Senin (16/3/2026). Peningkatan penumpang di terminal mulai terasa mendekati Lebaran 2026. Pihak terminal menyiagakan petugas dan meningkatkan pelayanan 

Mega memastikan jumlah armada bus saat ini masih mampu mengakomodasi penumpang yang meningkat. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan operator bus untuk menyiapkan armada cadangan.

“Jumlah armada masih bisa memenuhi kebutuhan penumpang. Kami juga sudah koordinasi agar disiapkan armada cadangan, dan beberapa armada juga sudah kami cek keamanannya,” katanya.

Di Terminal Arjosari sendiri, kapasitas pengendapan bus mencapai 500 unit, sementara saat ini terdapat sekitar 300 bus yang beroperasi melayani penumpang.

Menjelang masa mudik, Mega mengimbau masyarakat yang akan bepergian agar mempersiapkan diri dengan baik. Penumpang diminta memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat, mengingat perjalanan yang cukup panjang.

Terminal Arjosari juga menyediakan posko kesehatan bagi penumpang yang membutuhkan layanan medis. Ia juga mengingatkan penumpang untuk membeli tiket hanya di loket resmi guna menghindari penipuan.

“Belilah tiket di loket resmi, jangan membeli di luar loket resmi,” tegasnya.

Bagi pengantar penumpang, pihak terminal menyediakan jalur khusus. Kendaraan pribadi dapat langsung masuk melalui jalur 1 untuk melakukan drop zone penumpang secara gratis, sebelum keluar melalui pintu samping jalur bus.

Sedangkan jalur 2 disediakan area parkir dengan kapasitas cukup luas untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Tarif parkir yang diberlakukan yakni Rp 3.000 untuk mobil dan Rp 2.000 untuk sepeda motor. 

Nurull Saidah, seorang penumpang yang sedang menunggu di ruangan mengatakan bahwa akses di Terminal Arjosari menjadi lebih mudah. Penumpang tidak lagi harus lewat jalur atas jika ingin masuk ke jalur pintu bus.

“Lewat bawah sudah bisa, itu memudahkan penumpang daripada harus naik turun,” terangnya.

Sebagai penumpang, Saidah berpendapat perlunya ada tempat untuk tarik tunai di terminal. Terkadang, uang tunai dibutuhkan Ketika warung atau toko tidak menyediakan pembayaran non tunai.

“Saya kira butuh tempat seperti itu agar bisa diakses penumpang. Kadang kan warung tidak menyediakan non tunai,” ujarnya.

Saidah berencana mudik ke Surakarta. Ia mengaku selalu memilih mudik naik bus karena jadwalnya bisa fleksibel.

“Lebaran kali ini mudik bersama keluarga, seperti biasanya. Yang membedakan, kami tidak terlalu lama di kampung halaman. Harus kembali ke Malang untuk bekerja

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved