Hari Raya Idul Adha

Pemkab Trenggalek Siapkan Tim Antisipasi Penyakit Hewan Saat Kurban

Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek menyiapkan tim antisipasi penyakit hewan saat Idul Adha mendatang.

Pemkab Trenggalek Siapkan Tim Antisipasi Penyakit Hewan Saat Kurban
SURYA/SAMSUL HADI
Aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Dimoro, Kota Blitar, Kamis (1/8/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Dinas Pertanian dan ketahanan Pangan Kabupaten Trenggalek menyiapkan tim antisipasi penyakit hewan saat Idul Adha mendatang.

Sebanyak 15 tim akan diterjunkan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Trenggalek di hari H pemotongan hewan kurban.
Mereka bertugas memastikan hewan yang akan disembelih dan dibagikan ke warga terhindar dari berbagai penyakit, salah satunya adanya cacing pada hati atau lambung hewan kurban.

"Karena timnya hanya 15, sementara daerah di Trenggalek ini luas, mereka akan mengecek hewan kurban secara gantian. Sebagian dicek sebelum disembelih, sebagian lagi dicek saat disembelih," kata Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek kepada Tribunjatim.com, Didik Susanto, Jumat (9/8/2019).

Pada Idul Adha tahun lalu, hewan kurban yang disembelih mencapai 12.637 ekor. Jumlah itu terdiri dari 882 sapi, 342 domba, dan 11.418 kambing.

Didik Memprakirakan, jumlah binatang kurban yang akan disembelih di Kabupaten Trenggalek pada Lebaran tahun ini jumlahnya mirip-mirip.

"Pada tahun lalu, banyak temuan cacing hati dan masalah paru-paru pada sapi. Makanya tahun ini kami antisipasi lebih ketat," katanya kepada Tribunjatim.com.

Pemkab Trenggalek juga telah menggelar sosialisasi tata laksana Idul Kurban. Para takmir masjid, juru sembelih, dan tokoh masyarakat diundang dalam kegiatan itu.

Sikap 4 Siswa SMP di Kota Blitar Kembalikan Dompet, Jadi Kado Ultah Sekolah

Hidangan Idul Adha - Resep Membuat Rendang dan Daging Sapi Lada Hitam, Anti Ribet!

Belum Tampil Impresif di MotoGP 2019, Jorge Lorenzo Disebut Valentino Rossi Sial Bersama Honda

"Di sana dijelaskan tentang pemahaman hukum kurban sesuai syariat dan tata laksana sesuai dengan standar keamanan dan pengelolaan daging kurban," ungkap Asisten II Pemkab Trenggalek Agung Sudjatmiko kepada Tribunjatim.com.

Ia bilang, Rumah Potong Hewan (RPH) milik pemkab yang berada di Kecamatan Pogalan bisa dimanfaatkan warga yang ingin menyembelih hewan kurban namun tak punya tempat.

"Kami siap misalnya ada masyarakat atau pribadi yang ingin berkurban tapi secara teknis tidak memungkinkan, RPH siap dimanfaatkan," ungkap dia.

Sementara bagi warga yang ingin menyembelih sendiri, ia menekankan pentingnya proses-proses yang tepat.
Hal itu agar warga penerima mendapat daging yang aman, sehat, utuh, dan halal. (aflahul abidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved