Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Guru SMP di Jombang Tewas

Penyebab Guru SMP Jombang Tewas Bersimbah Darah Seusai Mengajar Terkuak? Polisi Beri Pernyataan Baru

Penyebab guru SMP Jombang tewas bersimbah darah seusai mengajar terus menjadi pertanyaan.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Adi Sasono
siap-sekolah.com via TribunMedan dan IST TribunJatim
Foto guru SMP Jombang yang tewas bersimbah darah dan barang bukti di TKP. 

TRIBUNJATIM.COM - Penyebab guru SMP Jombang tewas bersimbah darah seusai mengajar terus menjadi pertanyaan.

Guru SMP Jombang yang merupakan warga Desa Temuwulan, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang ditemukan dalam kondisi begitu mengenaskan.

Terkait peristiwa ini, polisi memberikan pernyataan terbarunya.

Apakah penyebab peristiwa ini telah terkuak?

Simak berita selengkapnya:

Janji Manis Pemuda Tulungagung Bikin ABG 16 Tahun Tertipu, Kamar Rumah Jadi Saksi Kebejatannya

Guru SMP Jombang bernama Eli Marida (47) itu ditemukan tewas bersimbah darah di depan kamar mandi di rumahnya, Sabtu (21/1/2019).

Ia adalah guru SMP Negeri 1 Perak.

Penemuan jasad guru SMP Negeri 1 Perak yang bersimbah darah itu awalnya dialami oleh keluarga korban.

Keluarga tak menyangka menemukan sang guru dalam keadaan tak bernyawa di kamar rumahnya.

Peristiwa ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

Teriakan Guru SMP Jombang Berujung Tewas Bersimbah Darah Usai Mengajar, Polisi Kuak 2 Benda Penting

Saat itu, guru SMP Negeri 1 Perak baru saja pulang usai mengajar muridnya di SMP Negeri 1 Perak.

Mayat korban pertama kali ditemukan pihak keluarga dalam keadaan terlentang dan bersimbah darah di depan kamar mandi yang ada di rumah tersebut.

Korban tewas setelah mengalami luka parah di bagian kepala.

Satu di antara tetangga korban, Lilik Indiawati (48), mengatakan, ada beberapa tetangga yang saat itu sempat mendengar teriakan korban.

Namun, mereka tidak menyangka teriakan dan suara gaduh di rumah berujung kematian korban.

FAKTA-FAKTA Guru SMP di Jombang Tewas Bersimbah Darah, 1 Temuan di TKP Jadi Petunjuk Penting Polisi

Lilik menyebut, ada beberapa tetangga yang saat itu sempat mendengar seperti orang bertengkar dan teriakan berasal dari rumah korban.

Namun, mereka tidak menyangka teriakan dan suara adu mulut dari rumah korban ini merupakan perampokan.

"Saya tidak tahu sendiri, tapi tadi yang dekat dengan rumah ibu Eli ini, sempat mendengar ada suara cekcok begitu."

"Ya tidak menyangka ibu Eli kemudian ditemukan sudah dibuhuh," terangnya kepada Tribunjatim.com.

Artis yang akan Meninggal hingga Bencana di Akhir 2019 Dikuak Roy Kiyoshi, Boy William Tak Menyangka

Dua Benda Penting yang Ditemukan

Polisi baru memperoleh petunjuk, berupa temuan dua benda.

Benda tersebut yakni paving balok berukuran besar serta pisau dapur yang bengkok dan terdapat bercak darah.

Barang-barang itu ditemukan di lokasi kejadian atau Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dua benda tersebut diduga dipakai pelaku untuk menghabisi korban.

TERUNGKAP Sebab Mayat Pria Membusuk di Desa Sumput, Ada Riwayat Sakit, Ditinggal Istri Anak

Saat peristiwa ini terjadi, pintu rumah dalam keadaan tak terkunci dan korban sedang sendirian di dalam rumah.

"Temuan paving dan pisau dapur dengan bercak darah ini masih kami selidiki."

"Kami kumpulkan bukti-bukti dan keterangan pihak keluarga yang bisa jadi petunjuk untuk mengungkap kasus ini," terang Kapolres Jombang, AKBP Boby Paludin Tambunan kepada Tribunjatim.com.

Boby menjelaskan, selain meminta keterangan keluarga, polisi juga sedang mencari telepon seluler milik korban.

Telpon tersebut hilang setelah terjadinya peristiwa yang diduga pembunuhan ini.

"Soal barang-barang apa saja yang hilang, kami masih mencari dibantu pihak keluarga," imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

KISAH CINTA Lettu Erizal Sidabutar & Putri Kladia, Perjuangan Rebut Hati Anak Komandan, ‘Dia Berani’

Penyataan Polisi Tentang Penyebab dan Pelaku

Kasus tewasnya Eli Marida (47) masih belum menunjukkan titik terang alias masih gelap hingga Minggu (22/12/2019).

Sejauh ini, hasil penyelidikan polisi belum menunjukkan tanda-tanda siapa pelaku yang menghabisi nyawa ibu dua anak ini.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Ambuka Yudha Hardi Putra enggan memberikan keterangan.

Baik saat ditanya mengenai perkembangan hasil penyelidikan maupun berapa jumlah saksi yang telah dimintai keterangan sejauh ini.

"Nanti akan dirilis hasilnya kalau sudah ketangkap," kata Ambuka Yudha.

Isak Tangis Pemakaman 1 Keluarga Tewas Kecelakaan Maut di Pasuruan, Mau ke Kerabat Umrah Jadi Tragis

Selain itu, Ambuka Yudha juga mengaku sejak selamam timnya di lapangan masih fokus bekerja keras di lapangan untuk bisa segera mengungkap dugaan pembunuhan sadis yang menewaskan istri dari Edi Purnomo ini.

Dia meminta awak media memberikan empati kepada polisi dengan tidak menanyakan terlebih dulu perkembangan hasil penyelidikan ini.

"Sekali lagi kalau sudah ketangkap pasti akan kami rilis, pasti kami share kok", pungkasnya. (Sutono)

KESAKSIAN Korban Kecelakaan Maut di Pasuruan, Shock Saat Truk Lindas Mobilnya Hingga Remuk

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved