Tahun Baru Imlek

Satukan Ragam Negara dalam Suguhan Tarian Kontemporer Bertajuk ‘The Beauty of China’

Dengan gayanya yang atraktif, karakter penjelajah dalam gelaran tari kolosal ini akan memimpin jalannya cerita The Journey of Silk Road.

TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA
Tampilan berupa tarian kolosal dari empat Negara di dunia bertajuk The Journey of Silk Road dalam The Beauty of China, Westin Grand Ballroom Surabaya, Jumat (24/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mayang Essa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sorak kagum penonton seketika terdengar saat sang tokoh utama memasuki panggung.

Dengan gayanya yang atraktif, karakter penjelajah dalam gelaran tari kolosal ini akan memimpin jalannya cerita The Journey of Silk Road. 

Kemegahan dan kebesaran berbagi Negara di Dunia ditampilkan dalam pertunjukan spektakuler bertajuk ‘The Beauty of China’ (TBOC) di The Westin Grand Ballroom Surabaya pada Jumat malam (24/1/2020). 

Narasi singkat mulai dibacakan dan peta dunia mulai muncul, tanda pentas dimulai. 

Ketika Kreasi Cheongsam Berpadu dengan Kain Tenun Khas Sumba

Awal Tahun 2020 Parador Pasang Target Pengembangan Hotel, Vega Hotel Surabaya Mulai Groundbreaking

Penonton akan dibawa ke Negara pertama yaitu China yang ditandai dengan ciri khasnya berupa bunga lotus yang tergambar dalam animasi LED raksasa. 

“Gelaran The Beauty of China untuk kali ke-16 ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dengan konsep cerita yang tidak hanya menampilkan satu negara tapi empat Negara sekaligus,” ungkap General Manager Pakuwon Golf and Family Club, Alamsyah Jo. 

Ari Sigit Terima Rp 3 M dari Memiles, Tawaran Konsultan Perusahaan Hampiri Anggota Keluarga Cendana

Jadi Cagar Budaya, Gedung SMAN 3 Kota Malang Kembali ke Zaman Kolonial Belanda

Tampilan berupa tarian kolosal dari empat Negara di dunia bertajuk The Journey of Silk Road dalam The Beauty of China, Westin Grand Ballroom Surabaya, Jumat (24/1/2020).
Tampilan berupa tarian kolosal dari empat Negara di dunia bertajuk The Journey of Silk Road dalam The Beauty of China, Westin Grand Ballroom Surabaya, Jumat (24/1/2020). (TRIBUNJATIM.COM/MAYANG ESSA)

Selanjutnya, Negara kedua yang dikunjungi sang penjelajah yaitu Negara India. Disini para penonton akan disugukan dengan tarian khas. 

“Setiap Negara memiliki tarian yang berbeda. Mulai dari tari tradisional, balet, hip hop, bali dance, dan kontemporer,” terangnya. 

Ditambahkan Thomas Susilo Hadisuworyo, Show Director The Beauty of China. 200 penari dari berbagai genre akan disatukan dalam satu jalur sutra. 

“Penjelajah akan singgah di berbagai Negara, selanjutnya yaitu ke Eropa dengan ciri khas kekaisaran,” jelasnya. 

Pertunjukan dengan durasi 45 menit ini ditutup dengan perjalanan akhir di Negara Indonesia tepatnya di pulau Bali. 

“Di pulau bali akan ditampilkan tarian bali dance yaitu tarian perut lanjut ke Pulau Jawa,” terang Thomas. 

Tujuan dari konsep jelajah empat Negara kali ini untuk menyatukan keberagaman dengan satu tujuan yaitu bersatu. 

Harga Cabai Rawit di Pasar Wonokromo Surabaya Tembus Rp 70 Ribu Per Kg

Berperan Penting di PT Kam and Kam, Tersangka M Tahu ke Mana Aliran Dana Member MeMiles Mengalir

Penulis: Mayang Essa

Editor: Elma Gloria Pasaribu

Penulis: Mayang Essa
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved