Mantan Waketum Klenteng Tuban Divonis 6 Bulan Penjara, Bambang Djoko Dilaporkan Balik ke Polisi

Vonis terhadap Wakil Ketua Umum (Waketum) Klenteng Kwan Sing Bio, Liu Pramono baru saja diputuskan oleh Pengadilan Negeri Tuban, Kamis (13/2/2020).

Mantan Waketum Klenteng Tuban Divonis 6 Bulan Penjara, Bambang Djoko Dilaporkan Balik ke Polisi
TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Kuasa hukum Liu Pramono, Sofyan Jimmy Yosadi menyatakan, melaporkan Bambang Djoko Santoso karena memberikan keterangan palsu saat sidang, Jumat (14/2/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Vonis terhadap Wakil Ketua Umum (Waketum) Klenteng Kwan Sing Bio, Liu Pramono baru saja diputuskan oleh Pengadilan Negeri Tuban, Kamis (13/2/2020).

Liu Pramono divonis enam bulan penjara oleh majelis hakim atas kasus pemalsuan surat atau dokumen.

"Liu Pramono divonis enam bulan penjara, tapi dia sudah menjalani masa tahanan sejak 11 Oktober 2019. Jadi hukumannya tinggal sisa dua bulan penjara," kata Humas Pengadilan Negeri Tuban, Donovan Akbar Kusuma setelah sidang.

Namun, seolah genderang perang belum berakhir, kuasa hukum Liu Pramono melaporkan balik terhadap pelapor yakni Bambang Djoko Santoso.

Menurut kuasa hukum Liu Pramono, Sofyan Jimmy Yosadi, selama persidangan Bambang Djoko Santoso memberikan keterangan palsu.

Bambang Djoko Santoso menjelaskan, dirinya rugi secara materi hingga Rp 100 juta karena mengunjungi sejumlah klenteng di Surabaya, Semarang, Bali, dan beberapa tempat lain untuk bertemu orang, membicarakan masalah yang dihadapi.

Peugeot 3008 dan 5008 Allure Plus Resmi Dikenalkan di Jatim, Simak Perbedaannya dengan Model GT Line

Layanan SIM Capai 1500 Pemohon, Polrestabes Surabaya Buka SIM Corner di Mall BG Junction

Peugeot 3008 dan 5008 Allure Plus Resmi Dirilis di Jatim, Segini Harganya

Perayaan Hari Valentine, Pasar Bunga di Jalan Kayoon Surabaya Diserbu Pengunjung

Pembebasan Lahan di GRR, Pertamina Gelontorkan Triliunan Rupiah, Berikut Harga Tanah yang Ditetapkan

Masyarakat Surabaya Inginkan Sosok Seperti Risma Dalam Pilwali Surabaya 2020, Survei: Suka Blusukan

Namun faktanya setelah dikroscek, pihak bersangkutan sebagaimana yang disebut pelapor mengatakan, tidak pernah bertemu Bambang Djoko Santoso selama dua sampai tiga tahun terakhir.

Atas klarifikasi itulah pihaknya melaporkan Bambang Djoko Santoso ke Polda Jatim karena memberikan keterangan palsu.

"Sudah kita laporkan, ini dalam proses. Dia sudah disumpah hakim, tapi memberikan keterangan bohong, ancaman hukuman 7 tahun penjara ini," pungkasnya.

Sementara itu, Bambang Djoko Santoso yang juga sebagai kordinator Lithang Konfusiani, tidak mempersoalkan laporan tersebut.

Halaman
12
Penulis: M Sudarsono
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved