Virus Corona di Tulungagung

Mengintip Bilik Tombo Kangen Rusunawa IAIN Tulungagung, Pasien Corona Bisa Ketemu Keluarga Langsung

Pasien Covid-19 di Tulungagung bisa bertemu langsung dengan keluarga di bilik tombo kangen Rusunawa IAIN Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Jr, Pasien Covid-19 yang tinggal di Rusunawa IAIN Tulungagung bisa bertemu keluarga lewat bilik tombo kangen, Selasa (2/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Jr, seorang pasien Covid-19 di Tulungagung tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya.

Setelah 50 hari di tempat karantina, ia bisa bertemu langsung dengan anak dan cucunya di lokasi karantina Rusunawa IAIN Tulungagung, Selasa (2/6/2020).

Mereka bertemu langsung di sebuah bilik sederhana yang terbuat dari plastik, yang diberi nama bilik tombo kangen (obat rindu).

Antara Jr dan kelaurga ini dipisahkan dengan sebuah lapisan akrilik bening.

Walau masih mengenakan masker, terlihat jelas ekspresi wajahnya tersenyum lebar sambil menunjukkan gestur lucu di depan cucunya.

Bilik tombo kangen ini diinisiasi oleh Taruna Tanggap Bencana ( Tagana ) Kabupaten Tulungagung, yang berjaga di Posko karantina Rusunawa IAIN Tulungagung.

UPDATE CORONA di Tulungagung Minggu 31 Mei, Empat Pasien Sembuh, Tiga di Antaranya Petugas Medis

PKB Jawa Timur Dukung Pemprov Kirim Mobil PCR ke Tulungagung yang Punya Kasus Covid-19 Tinggi

Ide ini muncul sebab selama ini para pasien tidak bisa bertemu langsung dengan keluarganya.

Mereka biasa melepas rindu melalui video call (panggilan video).

Namun bagi pasien yang sudah tua dan tak paham teknologi, tidak mungkin melakukan panggilan video.

“Biasanya kalau ada kunjungan keluarga hanya di pos depan untuk antar barang antar makanan. Mereka tidak boleh masuk,” ujar Koordinator Tim Dukungan Psikososial Tagana Tulungagung, Imam Syafi’i.

UPDATE CORONA di Kabupaten Kediri Senin 1 Juni, Tambah 4, Terbanyak Klaster Pabrik Rokok Tulungagung

Sidak Pasar Hadapi New Normal, Wali Kota Blitar Suruh Pedagang Tutup Kalau Tidak Pakai Masker

Menurut Imam Syafi’i, bilik tombo kangen ini adalah layanan psikososial yang penting untuk para pasien.

Sejak diluncurkan pada 1 Juni 2020 kemarin, sudah ada 12 keluarga yang menjenguk langsung para pasien.

Keberadaan bilik ini pun disambut gembira oleh para pasien.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved