Breaking News:

Ibadah Haji 2020 Ditiadakan

Mufidah, CJH Mojokerto Sisihkan Uang Hasil Jual Kue Bertahun-tahun untuk Haji, Batal Berangkat 2020

Mufidah, calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Mojokerto batal berangkat, karena ibadah haji reguler tahun 2020 ditunda akibat pandemi virus Corona.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Mufidah (53) calon jemaah haji (CJH) asal Dusun Gelang, Desa Mojosulur, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, batal berangkat haji tahun 2020, akibat pandemi virus Corona (Covid-19), Rabu (3/6/2020). 

Dia seorang diri berjuang mengais rezeki sepeninggal almarhum suaminya pada tahun 2016.

Wali Kota Mojokerto Peringati Hari Lahir Pancasila di SDN Purwotengah Tempat Bung Karno Menimba Ilmu

Meski begitu, ia tetap konsisten membuat berbagai jenis kue pesanan di rumahnya.

Ia menunggu hampir 10 tahun sampai akhirnya ia tercantum dalam daftar nama CJH keberangkatan dari Kabupaten Mojokerto tahun 2020.

Penghasilan utama dari berjualan kue itu dipakai untuk pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) untuk jemaah haji reguler senilai Rp 43.200.000.

Sedangkan, ia menerima pengembalian dana satu porsi haji yang sebelumnya untuk almarhum suaminya dari KBIH Rp 25 juta dan sudah dipangkas senilai Rp 500 ribu.

398 Pelaku Pariwisata di Mojokerto Akan Terima Bansos Dari Kemenparekraf

Ibadah Haji 2020 Ditiadakan, Uang Calon Jemaah Haji Bisa Kembali? Begini Penjelasan Kemenag Tuban

"Pendapatan dari berjualan kue khusus dipakai untuk pelunasan BPIH dan hasil toko sembako buat biaya kebutuhan hidup," terangnya.

Masih kata Mufidah, ia sudah melakukan persiapan berangkat haji seperti membeli sendiri baju ihram.

Bahkan sudah berbelanja sebagian oleh-oleh haji.

Rencananya, ia juga sudah mempersiapkan tasyakuran haji yang akan digelar sepekan menjelang keberangkatannya.

Sesuai jadwal, dia akan berangkat pada Jumat 26 Juni 2020.

Pariwisata di Mojokerto Siap Sambut New Normal Life, Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Ibadah Haji Batal, Waiting List 950.151 Pendaftar Haji Jatim Tambah Setahun: Masa Tunggu 28 Tahun

Namun kemudian ia mendengar kabar jika ibadah haji 2020 ditiadakan.

"Ya sempat menyayangkan kalau ada penundaaan keberangkatan haji apalagi umur kita juga semakin bertambah, semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu, sehingga ibadah haji tahun depan bisa dilaksanakan," tandasnya.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved