Jalur Lintas Selatan Trenggalek-Tulungagung-Blitar Ditargetkan Terhubung Tahun 2023
Jalur Lintas Selatan ( JLS ) Trenggalek-Tulungagung-Blitar ditargetkan bisa rampung pada tahun 2023.
Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Dari total JLS, sepanjang 214 kilometer masih dalam tahap usulan mulai 2021.
Secara umum tidak ada masalah pembebasan lahan, karena mayoritas menggunakan lahan Perhutani.
Namun masih sekitar 47,17 kilometer yang perlu dibebaskan.
• KPU Resmi Tutup Perpanjangan Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kediri
• Birokrasi Rumit, Alasan Pengembang Ogah Membangun Rumah Bersubsidi di Tulungagung
Dari jumlah itu, 8 kilometer ada di Trenggalek dan 2 kilometer ada di Tulungagung.
"Kemarin di Trenggalek ada penggeseran lokasi, tapi sudah diproses. Sekarang tidak ada masalah," ujar Sodeli.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, JLS menjadi salah satu proyek prioritas untuk mendongkrak perekonomian wilayah selatan Jawa Timur.
"Harapannya ekonomi di wilayah selatan bisa tumbuh seperti wilayah utara," ujar Khofifah, saat kunjungan ke Tulungagung, Minggu (13/9/2020).
Keberadaan JLS ini akan menunjang pariwisata di wilayah selatan Jawa Timur yang menjadi andalan.
Apalagi jika nanti Bandara Kediri sudah resmi beroperasi.
• Tulungagung Kekurangan 56.000 Rumah, Pengembang Enggan Membangun Rumah Bersubsidi, Kenapa?
• Gubernur Khofifah Sebut Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Jawa Timur Sangat Cukup, Okupansi Rendah
Diharapkan potensi lain, seperti produksi pertanian dan perkebunan juga bisa lebih berkembang.
"Dengan infrastruktur yang memadai akan membangkitkan potensi ekonomi masyarakat. Apakah itu tembakau, cokelat dan lain-lain," sambung Khofifah Indar Parawansa.
Editor: Dwi Prastika