Breaking News:

Komisi C Tinjau Aset Pemkab Tulungagung yang Berpotensi Lepas, Pertokoan Belga Hingga TK Batik

Komisi C meninjau aset Pemkab Tulungagung yang dinilai berpotensi lepas, ada komplek pertokoan Belga hingga TK Batik.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Komisi C DPRD Tulungagung melihat komplek pertokoan Belga yang dalam sengketa antara penghuni dan Pemkab Tulungagung, Kamis (21/1/2021). 

Reporter: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Komisi C DPRD Kabupaten Tulungagung mendatangi sejumlah aset Pemkab Tulungagung yang dalam sengketa hukum.

Aset-aset ini dinilai berpotensi lepas, jika pemkab kalah dalam proses hukum.

Aset yang didatangi antara lain, komplek pertokoan Belga di Jalan Agus Salim Tulungagung, dan TK Batik di komplek pendopo kabupaten.

Perkara dua aset ini sama-sama di tingkat banding di Mahkamah Agung (MA).

"Kami berharap jangan sampai ada aset pemkab yang lepas. Karena itu kami melihat mana aset yang sudah clear, mana yang dalam sengketa," terang Ketua Komisi C DPRD Tulungagung, Asrori, Kamis (21/1/2021).

Aset-aset yang saat ini tidak dalam sengketa diminta untuk lekas ditertibkan.

Baca juga: Hindari Pencurian, DLH Tulungagung Usulkan Tebang 124 Pohon Sonokeling di Tepi Jalan Kabupaten

Baca juga: Hujan Lebat dan Dengar Suara Gemuruh, Warga Ponorogo Kaget Lihat Longsor Menimpa Rumahnya

Harapannya pemkab memastikan bukti kepemilikan aset, sehingga tidak bisa digugat pihak lain.

Asrori juga berharap pemkab menang di tingkat MA, sehingga menegaskan haknya atas komplek pertokoan Belga dan TK Batik.

"Kita sudah kalah dalam sengketa lahan SMPN 1 Kauman. Kita harus memberi ganti rugi agar lahan itu tetap bisa difungsikan sebagai sekolah," ujar Asrori.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved