Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Jatim

Kemarau Panjang Ancam Ketahanan Pangan, Kementan Siapkan Program Antisipasi El Nino

Musim kemarau panjang atau El nino mulai memasuki Indonesia dan diperkirakan akan mencapai puncaknya di bulan Agustus mendatang.

|
Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Petani di Desa Panggung Kecamatan/Kabupaten Sampang, saat menggali tanah yang kering, September 2019. 

Menurutnya, Inovasi menjadi kunci untuk perbaikan Teknik budidaya pada berbagai lingkungan yang berbeda.

"Selain itu, tentu menjadi penting untuk mengembangkan teknologi produksi berbasis laboratorium terkontrol (precision agriculture) dan penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk membangun system produksi sustainable tanpa pengaruh lingkungan luar dan perubahan cuaca," Jelas Sujarwo.

Oleh karena itu, sebagai negara tropis, lanjut Sujarwo, pertanian konvensional membawa keberkahan tersendiri dengan sistem produksi yang sederhana dan daya dukung produksi yang melimpah, sehingga memungkinkan biaya produksi yang jauh lebih murah dibandingkan dengan sistem produksi berbasis AI dan laboratorium terkontrol.

"Namun demikian, ancaman climate change dan hama penyakit yang semakin tinggi, maka alternatif-alternatif sistem produksi dikembangkan, salah satunya precision agriculture – berbasis laboratorium terkontrol, menjadi alterlatif perlu dikembangkan secara bertahap dan berkesinambunga. Hadirnya anak-anak muda pertanian yang melek teknologi menjadi titik kritis dalam hal ini," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved