DPRD Gresik Minta Alat Pemantau Kualitas Udara Bisa Diakses Warga secara Real Time

Komisi III DPRD Gresik meminta agar alat pemantau kualitas udara dapat diakses publik secara langsung atau real time.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Alga W
Tribun Jatim Network/Willy Abraham
SUASANA UDARA GRESIK - Suasana di Kabupaten Gresik, Minggu (12/4/2025). 

Selain isu kualitas udara, Komisi III DPRD Gresik juga menyoroti sektor persampahan.

Meski indeks pengelolaan sampah telah memenuhi target, yakni 67,44 dari target 67, namun masih banyak permasalahan di lapangan.

"Masih banyak masyarakat yang belum tertib dalam pengelolaan sampah. Ini menjadi tantangan bersama," jelas Hamdi.

Ia juga menyoroti keterbatasan armada pengangkut sampah yang dinilai belum mampu menjangkau seluruh wilayah secara optimal.

"Perlu penambahan dan peremajaan armada agar pelayanan pengangkutan sampah lebih maksimal," katanya.

Komisi III juga mendorong inovasi dalam pengelolaan sampah, salah satunya dengan penggunaan kendaraan jenis compactor yang lebih efisien.

"Kalau menggunakan compactor, sampah bisa langsung dipadatkan, tidak tercecer, lebih aman dan bersih," tambahnya.

Di sisi lain, Hamdi mengapresiasi capaian ruang terbuka hijau (RTH) di Kabupaten Gresik yang telah mencapai sekitar 12,7 persen.

"Ini capaian yang baik, tapi harus terus ditingkatkan. Jangan sampai ada lahan kosong yang tidak dimanfaatkan untuk penghijauan," imbuhnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved