Aksi KPK di Jatim

Bupati Malang Rendra Kresna Bantah Terima Suap: Uang 15 Ribu Dollar Singapura itu Koleksi Saya

Bupati Malang Rendra Kresna sudah jadi tersangka kasus suap dan gratifikasi, namun ia membantah telah terima gratifikasi dan suap yang dituduhkan KPK.

Bupati Malang Rendra Kresna Bantah Terima Suap: Uang 15 Ribu Dollar Singapura itu Koleksi Saya
TRIBUNJATIM.COM/ALFI SYAHRI RAMADANA
Bupati Malang Rendra Kresna membantah tuduhan KPK, yaitu menerima suap dan gratifikasi. Foto diambil di pendopo Kabupaten Malang, Kamis (11/10/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Bupati Malang, Rendra Kresna resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan kasus gratifikasi sejumlah proyek dan suap pengadaan sarana penunjang mutu pendidikan di Kabupaten Malang.

Namun demikian, saat dikonfirmasi usai menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kajari di pendopo Kabupaten Malang, jl H Agus Salim, Kota Malang, Rendra Kresna membantah menerima uang gratifikasi dan dugaan suap seperti yang disangkakan.

"Saya tidak menerima. Tetapi kalau memang ada kesalahan pada dinas-dinas di lingkungan Kabupaten Malang, maka saya siap bertanggung jawab. Sebab, saya merasa bahwa sebagai bupati kurang kuat dalam melakukan kontrol," terangnya Kamis (11/10/2018).

Bupati Malang Rendra Kresna Juga Kena Kasus Gratifikasi

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai dua tersangka lain yakni Ali Murtopo (AM) dan Eryk Armando Tala (EAT) yang diduga terlibat dalam dua kasus tersebut, Rendra Kresna mengakui mengenal keduanya.

Namun demikian, ia membantah menerima gratifikasi dan suap dari kedua tersangka tersebut.

"Saya kenal dengan kedua orang itu. Ali Murtopo adalah anak kabupaten Malang. Sementara Eryk Armando Tala adalah pemborong," tambahnya.

Sementara itu, terkait temuan uang sejumlah SGD 15000 dollar Singapura, Rendra mengakui bahwa uang tersebut adalah koleksi pribadinya.

Fix, Bupati Malang Rendra Kresna Ditetapkan KPK Jadi Tersangka dalam Dua Perkara

Pasalnya nomor seri dari seluruh uang tersebut sama yakni 999. Memang sejumlah uang tersebut disita KPK saat melakukan penggeledahan di kediaman pribadinya di kawasan Pakis, Kabupaten Malang.

"Saat menggeledah rumah pribadi saya, KPK menyita uang dollar Singapura dalam satu amplop sejumlah 15000 dollar sebanyak 15 lembar dalam pecahan 1000 dollar Singapura. Itu tidak ada kaitanya dengan gratifikasi maupun suap yang disangkakan," tandasnya.

KPK Terus Obok-obok Pemkab Malang, Bupati Rendra Kresna Kian Pasrah, Begini Pengakuan Blak-blakannya

Penulis: Alfi Syhari Ramadana
Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved