Edarkan Sabu, Kakek 62 Tahun Ditangkap Polisi, Kamar Kos di Surabaya Jadi Lokasi Transaksi

Meski sudah setahun menjalankan bisnis ilegal sebagai pengecer sabu, seorang kakek bernama Suratno ini akhirnya ditangkap polisi.

ISTIMEWA
Tersangka Surstno saat ditangkap di Mapolsek Wonokromo Surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Meski sudah setahun menjalankan bisnis ilegal sebagai pengecer sabu, seorang kakek bernama Suratno ini akhirnya ditangkap polisi.

Kakek 62 tahun asal Pandigiling IV Kecamatan Tegalsari, Surabaya itu ditangkap Unit Reskrim Polsek Wonokromo setelah polisi mendapat informasi terkait aktifitas tersangka.

Suratno digerebek polisi saat berada di dalam rumah kosnya yang terletak di Jalan Pandegiling IV/17, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Minggu (5/1/2020).

Saat Suratno ditangkap, Polsek Wonokromo menemukan enam poket narkotika jenis sabu dengan berat masing-masing 0,04 gram dan seperangkat alat isap sabu serta satu bandel plastik klip kosong.

Pemprov Jatim Tunggu Surat Mendagri Nonaktifkan Saiful Ilah Terkait Pelaksana Tugas Bupati Sidoarjo

Usai OTT Bupati Sidoarjo, Ketua KPK Beri Arahan Kepala Daerah, Tidak Ada Main-main Dalam Perizinan

Berdasarkan data yang dihimpun TribunJatim.com, Suratno acap kali melakukan transaksi sabu.

"Kami mendapat informasi jika tersangka ini kerap melakukan transaksi sabu. Berdasarkan informasi itu kami lakukan penyelidikan dan penggerebekan di dalam kamar kos tersangka," beber Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Surabaya, Ipda Arie Pranoto, Kamis (9/1/2020).

Judika hingga Marcello Tahitoe Diperiksa Polda Jatim Pekan Depan Terkait Investasi Bodong Memiles

Sensasi Menyantap Hidangan Pasta Kocok di Dalam Gelas ala Lumer Pasta Royal Plaza Surabaya

Saat diinterogasi, Suratno mengaku, jika ia sengaja kos meski rumahnya tak jauh dari tempat kosnya tersebut untuk melakukan transaksi sabu.

"Hasil interogasi, selain menjual sabu, tersangka juga menyediakan tempat untuk nyabu. Jadi sengaja kos di dekat rumahnya sendiri," tambahnya.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan terhadap tersangka.

"Masih kami kembangkan dari mana titipan sabu itu. Hasil penjualan sabu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari," tandasnya.

Neko Kepo Kafe Pertama di Surabaya untuk Kamu yang Cinta Kucing

PENGAKUAN Dua Pria Surabaya Curi Besi Rel Kereta Api di Gudang Dipo Lokomotif Sidotopo

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved