Dinas Perpustakaan Kota Malang Gelar Workshop Lomba Penulisan Eko Sosio Kultura
Dinas Perpustakaan Kota Malang menggelar workshop lomba penulisan bertema Eko Sosio Kultura Lokal Kota Malang dalam Perspektif Historis.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Elma Gloria Stevani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Perpustakaan Kota Malang menggelar workshop lomba penulisan bertema Eko Sosio Kultura Lokal Kota Malang dalam Perspektif Historis.
Dalam workshop tersebut, dihadirkan tiga narasumber dengan bidang ilmu yang berbeda.
Yaitu Yusri Fajar dari kalangan akademisi, Bagus Ary dari jurnalis serta M. Dwi Cahyono dari budayawan.
Salah satu pembicara sekaligus narasumber acara, M. Dwi Cahyono mengatakan, acara ini digelar untuk menambah ilmu dan pengalaman peserta lomba penulisan.
• Mengungkap Fenomana Kutu Loncat Jelang Pilkada 2020, Pengamat Politik: Timbulkan Efek Negatif
• Mengungkap Fenomana Kutu Loncat Jelang Pilkada 2020, Pengamat Politik: Timbulkan Efek Negatif
• Dua Gadis 16 Tahun Dicabuli Pria Pamekasan, Satu Korban Rupanya Anak Ibu Kos Tempat Pelaku Tinggal
• Alamak, Pria Pamekasan Tega Cabuli Dua Gadis 16 Tahun, Ancam Korban Pakai Golok Agar Tak Berteriak
• Cabuli Dua Gadis 16 Tahun, Pria Pamekasan Kabur Tinggalkan Anak dan Istri di Kosan, Tahu Dilaporkan?
• Polisi Periksa 24 Saksi Terkait Kasus Bullying Siswa SMPN 16 Malang, Wakasek Kesiswaan Salah Satunya
"Kita ingin setidaknya peserta lomba mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan penulisan secara lebih mendalam. Dan workshop ini juga diadakan agar peserta lebih mengerti dengan tema penulisannya. Sehingga tulisan peserta tidak keluar dari tema yang ada," ujar M. Dwi Cahyono kepada TribunJatim.com, Rabu (19/2/2020).
M. Dwi Cahyono menyampaikan, bahwa lomba penulisan tersebut diminat oleh cukup banyak peserta.
Karena sudah terdapat 90 lebih peserta yang ikut dalam lomba penulisan.
"Dan pesertanya beragam serta didominasi anak muda. Padahal temanya cukup berat," tambahnya.
Meski begitu pihaknya tetap memberikan keleluasaan kepada peserta lomba penulisan.
"Peserta bebas mengambil tema. Hanya mengambil tema ekologinya saja dipersilahkan atau mungkin hanya mengambil sosio atau kulturanya juga tidak apa apa. Atau bisa saja relasi dari ketiganya juga bisa," jelasnya.
Nantinya hasil dari lomba penulisan itu akan dirangkum menjadi buku digital (e book) dan cetak.
• Sakit Hati Tahu Pacar Sering Digoda, Pria Asal Malang Ajak Teman-temannya Rampok Motor & HP Korban
• Pria Pamekasan Cabuli Dua Gadis 16 Tahun, Congkel Pintu Kamar dan Todongkan Parang ke Leher Korban
• PENGAKUAN Pria Pamekasan Tega Cabuli Dua Gadis 16 Tahun yang Tertidur, Nafsu Bejat Datang Tiba-Tiba
"Kita akan launching saat bertepatan dengan hari jadi Kota Malang," ucapnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengungkapkan, mengapresiasi workshop dan lomba penulisan yang digelar tersebut.
Menurut Sutiaji, hasil penulisan itu dapat menjadi acuan terkait kesejahraan Kota Malang.
"Tentunya saya mengapresiasi positif lomba dan workshop ini. Karena nantinya dihasilkan sebuah hasil karya tulis kesejahraan Kota Malang. Sehingga masyarakat bisa paham asal usul dan sejarah berbagai wilayah Kota Malang," pungkasnya.
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kegiatan-workshop-lomba-penulisan-bertema-eko-sosio-kultura-lokal-kota-malang.jpg)