Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pilkada Blitar

Bawaslu Terima Keluhan Pengamanan Polisi saat Verifikasi Faktual Dukungan Calon Pilwali Blitar 2020

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis mengatakan, ada laporan warga takut saat didatangi petugas verifikasi faktual. Tetapi itu karena Covid-19

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Sejumlah polisi mendampingi petugas verifikasi faktual dari KPU Kota Blitar saat terjun ke lapangan, Juni 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Bawaslu Kota Blitar mendapat keluhan dari masyarakat soal pengamanan polisi dalam pelaksanaan verifikasi faktual data dukungan pasangan bakal calon perseorangan Pilwali Blitar 2020.

Sebagian warga yang masuk data dukungan merasa ketakutan dengan pengamanan ketat polisi saat pelaksanaan verifikasi faktual.

"Ada laporan warga takut dengan sistem pengamanan polisi saat verifikasi faktual. Informasinya, satu petugas verifikasi faktual didampingi empat polisi," kata Ketua Bawaslu Kota Blitar, Bambang Arintoko, Rabu (1/7/2020).

Bambang Arintoko mengatakan, sesuai hasil rapat koordinasi dengan Polres Blitar Kota, seharusnya satu petugas verifikasi faktual hanya didampingi satu personel polisi saat di lapangan.

Itupun dari personel polisi hanya memantau dari jauh tidak ikut masuk ke rumah.

Diduga Sediakan Layanan Esek-esek, Kafe di Kota Blitar Digerebek Polisi, Belasan LC Diamankan

Kota Blitar Terima Penghargaan Opini WTP ke-10 Kali dari Badan Pemeriksa Keuangan RI

"Dari pasangan bakal calon perseorangan juga ada yang keberatan dengan sistem pengamanan polisi saat verifikasi faktual. Mereka mengaku pendukungnya takut saat didatangi petugas verifikasi faktual dengan pendampingan lebih dari satu polisi," ujarnya.

Dikatakannya, Bawaslu sudah berkoordinasi dengan KPU terkait keluhan dari masyarakat itu.

KPU sudah menindaklanjuti masalah itu dengan berkoordinasi dengan Polres Blitar Kota.

"KPU sudah berkoordinasi dengan Polres Blitar Kota soal itu," katanya.

Tim Verifikasi Faktual Dukungan Calon Perseorangan Pilwali Blitar Jalani Rapid Test Sebelum Bertugas

Petugas Ditarget Memverifikasi Faktual 30 Dukungan Calon Perseorangan Pilwali Blitar 2020

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Teknis, Hernawan Miftakhul Khabib, mengatakan, memang sempat ada laporan soal ketakutan sebagian warga saat didatangi petugas verifikasi faktual.

Tetapi, ketakutan warga itu bukan karena sistem pengamanan polisi, melainkan soal pandemi virus Corona ( Covid-19 ).

Sebagian warga menganggap kedatangan petugas verifikasi faktual dengan pendampingan polisi itu terkait dengan masalah Covid-19.

"Warga menganggap petugas verifikasi dan polisi yang datang itu untuk menjemput mereka terkait masalah Covid-19, padahal tidak," katanya.

UPDATE CORONA di Kota Blitar Selasa 30 Juni, Tambah 1 Kasus Positif Covid-19, Pasien Termasuk OTG

Sertifikat English Massive Antarkan Siswa Kota Kediri Masuk Sekolah Favorit Jalur Prestasi

Hernawan Miftakhul Khabib mengaku memaklumi rasa ketakutan yang dialami warga saat ada petugas verifikasi faktual yang datang ke rumahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved