Peluru Nyasar di Gresik

Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Wadul ke DPRD Soal Intimidasi Hingga Tuntut Keadilan

Korban sempat dibawa ke UKS dan hanya diberikan pertolongan awal karena sekolah tidak menyangka luka tersebut akibat peluru tajam.

Tayang:
Editor: Torik Aqua
Tribun Jatim Network/YouTube TribunJatim Official
TUNTUTAN - Dewi Muniarti wadul dan meminta keadilan soal anaknya yang menjadi korban peluru nyasar di lingkungan sekolah di Gresik, Senin (6/4/2026). 

“Kami tidak menginginkan anak-anak didik kami menjadi korban selanjutnya,” tegasnya.

Tanggapan Korps Marinir

Sementara itu, pihak Korps Marinir menyampaikan empati terhadap korban dan menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung.

“Walaupun sampai saat ini belum bisa dipastikan bahwa peluru tersebut berasal dari Kor Marinir, masih perlu penyelidikan lebih lanjut,” ujar Mayor Ahmad Fauzi, Kasi Hukum Menbanpur 2 Mar.

Mereka juga membantah adanya tindakan intimidasi terhadap keluarga korban.

“Kami tegaskan tidak pernah ada tindakan intimidatif terhadap keluarga korban,” katanya.

Dampak Fisik dan Psikis Korban

Hingga saat ini, kondisi Darel belum sepenuhnya pulih. Ia masih merasakan nyeri pada tangan dan mengalami trauma psikologis.

Korban juga disebut menjadi lebih pendiam dan merasa takut berada di lokasi kejadian.

Dewi berharap adanya kejelasan tanggung jawab serta jaminan pemulihan bagi anaknya hingga benar-benar sembuh.

“Semoga keadilan yang seadil-adilnya akan didapatkan,” harapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved