Kelabui Petugas Ekspedisi, Ganja 1 Kg Dibungkus Kertas dan Ditulis Pecah Belah, Dikirim ke Malang

Polresta Malang Kota akan mengembangkan lebih lanjut terkait kasus narkoba yang dijual oleh tersangka yang masih menyandang status mahasiswa.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata saat menunjukkan barang bukti ganja. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Polresta Malang Kota akan mengembangkan lebih lanjut terkait kasus narkoba yang dijual oleh tersangka yang masih menyandang status mahasiswa.

Pasalnya, narkoba jenis ganja itu diperoleh oleh tersangka dari seseorang di Medan.

Barang haram seberat 1 kg dan seharga Rp 6,5 juta itu dikirim melalui jasa ekspedisi ke Kota Malang.

"Akan kita telusuri mengapa narkoba itu dapat dengan mudah dikirim melalui jasa ekspedisi. Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Malang Kota akan segera melakukan penyelidikan terkait hal itu," ujar Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata kepada TribunJatim.com, Jumat (21/2/2020).

Nasib Pria Bojonegoro yang Nekat Gelapkan 17 Mobil Rental Milik Tetangga Rp 50 Juta Diungkap Polisi

Detik-Detik Dua Gadis Surabaya Ditabrak Mobil Isuzu Panther, Terpental 5 Meter, Kondisi Kritis di RS

Satgas Anti Mafia Bola Wilayah Jatim Awasi Ketat Semua Liga

KRONOLOGI Mobil Isuzu Panther Tabrak Kios Elpiji, Honda Revo dan Dua Gadis Surabaya, Sopir Mengantuk

Dua Mahasiswa PTN Malang Beli 1 Kg Ganja dari Medan, Dijual ke Orang Lain, Eh Malah Dicokok Polisi

Angin Kencang Landa Kota Blitar, Pohon Tumbang di Empat Titik, Sempat Bikin Akses Jalan Terhambat

Berdasarkan informasi yang diperoleh TribunJatim.com, ganja dibungkus dengan kertas coklat kemudian dibentuk layaknya paket kiriman barang seperti biasa.

Namun, pada paket kiriman ganja itu diberi tulisan berupa barang pecah belah.

Sehingga dengan adanya tulisan itu, kemungkinan besar luput dari pengawasan jasa ekspedisi.

Sebelumnya, Polresta Malang Kota tangkap dua orang mahasiswa yang juga menjadi pengedar narkoba.

Kedua tersangka pengedar narkoba itu adalah FIP, laki laki (23) dan AKW alias Frank, laki laki (20). Keduanya merupakan warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

BREAKING NEWS - Tolak Pemulangan Eks ISIS, Aktivis yang Tergabung dalam Formal Geruduk Kemenag

Evakuasi Isuzu Panther yang Tabrak Kios & Motor, Kerahkan Satu Unit Mobil PMK, Butuh Waktu 15 Menit

609 Rumah Kos Bodong Langganan Pasangan Bukan Suami Istri Ditertibkan Satpol PP Kota Mojokerto

Selain berhasil menangkap pengedar narkoba, pihak kepolisian juga berhasil membekuk dua tersangka pembeli ganja.

Yaitu tersangka ASY alias Aco, laki laki (24), warga Surabaya yang menetap di kawasan Simpang Dieng Utara, Kota Malang dan tersangka AFB alias Agam, laki laki (23), mahasiswa asal Tangerang yang tinggal di wilayah Lowokwaru, Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan

Editor: Elma Gloria Stevani

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved