TOPIK
Virus Corona di Tulungagung
-
GTPP Covid-19 Tulungagung kembali menemukan siswa pembelajaran luar jaringan (Luring) positif Covid-19. Kali ini kasus di Kecamatan Sendang.
-
2 SMA di Tulungagung dipastikan batal melakukan pembelajaran tatap muka. Wakil jubir satgas Galih Nusantoro ungkap ada 4 guru positif Covid-19.
-
Para pengusaha yang tergabung dalam PHRI Cabang Tulungagung meminta relaksasi pajak hotel dan restoran selama masa pandemi virus Corona (Covid-19).
-
RSUD dr Iskak menerapakan kebijakan ketat untuk melindungi tenaga medis (nakes) selama pandemi virus Corona.
-
Pergub Jawa Timur nomor 53 tahun 2020 mengatur sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19. Namun Tulungagung belum berlakukan denda.
-
39 anak muda direkrut menjadi relawan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
-
Terjadi lonjakan pasien positif Covid-19 yang signifikan di Tulungagung selama 11 hari terakhir. Hingga kini Tulungagung masih menjadi zona kuning.
-
Kabupaten Tulungagung memperpanjang masa tanggap darurat virus Corona. Ada rata-rata penambahan 3 kasus terkonfirmasi Covid-19.
-
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak mengunjungi SMKN 3 Boyolangu, Tulungagung. Dia juga mencoba alat cuci tangan otomatis buatan para siswa.
-
AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, pihaknya tengah menggalakkan penindakan pelanggaran protokol kesehatan pencegahan virus Corona ( Covid-19 ).
-
Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo rutin melakukan rangkaian tes kesehatan untuk memastikan kondisinya, termasuk jalani rapid test Covid-19.
-
Jumlah lembaga pendidikan setingkat SMA di Tulungagung, Jawa Timur yang mengajukan pembelajaran tatap muka terus bertambah.
-
Siswa SMKN 3 Boyolangu Tulungagung menciptakan alat cuci tangan hybrid dan sensor suhu otomatis, tanpa sentuhan tangan.
-
Nangkula Park Tulungagung menawarkan taman bunga celosia yang tidak bisa tumbuh sempurna di sembarang tempat.
-
Kini, jam malam di Tulungagung ada kelonggaran satu jam, yakni mulai pukul 23.00 WIB hingga 04.00 WIB.
-
Tiba-tiba Tulungagung menjadi zona oranye Covid-19. Dindikpora sampai mengeluarkan surat edaran menghentikan semua kegiatan pembelajaran luring
-
Siswa SMK di Tulungagung membutuhkan praktik. Sebab muatan materi di sekolah kejuruan 70 persen adalah praktik, dan 30 persen teori.
-
Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur membantah ada klaster pembelajaran luar jaringan (Luring).
-
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung melihat kesiapan penerapan protokol kesehatan pencegahan virus Corona di sejumlah sekolah.
-
Sebanyak 16 SMK dan SMA di Tulungagung siap melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. Kini tengah berusaha memenuhi semua syarat.
-
Lebih dari 20.000 pekerja penerima upah di Kabupaten Tulungagung diusulkan menerima Bantuan Subsdi Upah.
-
Plt Kepala Dindikpora Kabupaten Tulungagung, Haryo Dewanto Wicaksono mengakui ada siswa yang terkonfirmasi Covid-19.
-
Satu siswa positif Covid-19, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung menghentikan pembelajaran tatap muka di Pagerwojo.
-
Agus yang menjadi humas SMPN 1 Kedungwaru mengatakan, pihaknya meluncurkan program Guru Sambang.
-
RSUD dr Iskak Tulungagung memberikan layanan rapid test dan tes swab gratis untuk warga yang membutuhkan.
-
Sejak pandemi Covid-19, tren Tabungan Emas di Pegadaian Tulungagung mengalami peningkatan. Setiap harinya, ada 10-20 orang yang membuka Tabungan Emas.
-
Untuk memastikan rasio penularan virus Corona di bawah 1, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung melakukan rapid test acak.
-
Masa tanggap darurat Covid-19 Tulungagung diperpanjang, yakni 1-31 Agustus 2020. Masih diperlukan langkah penanganan.
-
Di masa new normal, sejumlah pemilik dokar sudah mulai kembali menjajakan jasanya di seputar Alun-alun Tulungagung, Jawa Timur.
-
Dinas Kesehatan bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperinagsar) melakukan razia pedagang hewan dari luar kota.